Bambu Sebagai Kerajinan Tangan Yang Mudah Dibuat
Bambu adalah jenis tanaman yang sangat mudah ditemukan
terutama di kampung-kampung, daerah gunung, atau perbukitan. Karena cara yang
begitu mudah dalam penanaman bambu, maka bambu sering dimanfaatkan orang untuk
membuat kerajinan bambu.
Selain mudah dalam hal budidaya, bambu juga merupakan
tanaman yang sangat awet untuk disimpan, contohnya bambu yang digunakan sebagai
barang interior, misalnya meja dan kursi. Barang-barang tersebut dapat bertahan
lama bahkan bertahun-tahun.
Seruling Bambu, musik dari kerajinan bambu yang mudah dibuat dan enak didengarkan
Seruling bambu merupakan kerajinan bambu yang menghasilkan
bunyi siulan kasar dan melengking. Nada-nada yang melengking itulah yang
menjadikan suara seruling begitu nyaman didengarkan.
Konon katanya, seruling bambu telah dimainkan sejak zaman
purbakala, yaitu oleh manusia purba Neandhertal. Terbukti terdapat peninggalan
berupa seruling bambu yang diperkirakann berumur 40.000 tahun.
Nah, bagi anda yang penasaran bagaimana cara membuat
kerajinan bambu yang mudah untuk seruling bambu, maka berikut ini adalah
tutorialnya.
Cara membuat kerajinan bambu yang mudah untuk seruling bambu
Bahan-bahan untuk cara membuat kerajinan bambu yang mudah untuk seruling bambu
- Bambu
- Alat alat untuk cara membuat kerajinan bambu yang mudah berupa seruling bambu
- Pelobang (bor listrik)
- Gergaji
- Pensil
- Penggaris
- Pisau
- Pita meteran
- Busa
- Besi
- Kertas pasir atau amplas
Cara membuat kerajinan bambu yang mudah untuk seruling bambu
1.
Hal pertama kali yang harus dilakukan dalam
pembuatan kerajinan bambu yang mudah untuk seruling bambu adalah menentukan
pencarian bambu. Bambu yang digunakan sebaiknya adalah bambu yang sudah kering
dan tipis.
2.
Selanjutnya, tentukan ukuran panjang seruling.
Jika kita menginginkan seruling bambu sepanjang 48 cm, maka potonglah bambu
sepanjang 48 cm.
3.
Setelah bambu dipotong menggunakan gergaji, tentukan
titik peniupannya dan tandai dengan pensil. Titik peniupannya tentu saja bukan
di tengah atau pinggir sekali ya, kira-kira 7 cm dari ujung bambu. (Ukuran ini
opsional, dapat dikira-kira sesuai selera)
4.
Ukur besarnya lingkar bambu menggunakan pita
meteran. Di tutorial kali ini, anggap saja ukuran lingkar bambu adalah 6 cm.
5.
Letakkan pita meteran dari titik peniup
sepanjang dua kali lipat ukuran besar lingkar bambu. Jika dalam tutorial ini
ukuran lingkar bambu adalah 6 cm, maka anda harus menandai sebuah titik pada
ukuran 12 cm dari titik peniupannya. Titik yang ditandai tersebut adalah titik
yang nantinya akan menjadi lubang pertama.
6.
Buat 6 titik dengan jarak sepertiga dari ukuran
lingkar bambu tersebut. Maka, jika ukuran lingkar bambu adalah 6 cm, maka anda
harus membuat jarak sepertiganya atau sepanjang 2 cm dari titik untuk lubang
pertama ke titik untuk lubang kedua, dari titik untuk lubang kedua ke titik
untuk lubang ke tiga, dan seterusnya.
7.
Titik yang sudah ditandai menggunakan pensil lalu
dilubangi dengan bor secara hati-hati. Lubang peniup harus lebih besar dari
lubang lainnya. Lubang-lubang tersebut pastinya tidak rapi, maka untuk
merapikannya, hal yang harus anda lakukan adalah membakar besi dan
menempelkannya pada lubang yang telah dibuat. Dengan sentuhan artistik, maka
lubang akan rapi.
8.
Buatlah lingkaran dari busa sebesar lingakaran
bambu. Masukkan busa tersebut dengan jarak kurang lebih 2 cm dari jarak lubang
peniup.
9.
Seruling bambu sudah jadi dan siap digunakan! Oh
iya, hampir lupa, agar mulut dan tangan anda tidak terluka, anda harus
menghaluskannya menggunakan amplas atau kertas pasir pada setiap permukaan
seruling beserta lubang-lubangnya ya…!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar